Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional menuju Indonesia Emas 2045, jajaran Polres Dompu melalui Polsek Pekat melaksanakan pemantauan lahan jagung milik warga binaan pada Senin, 23 Februari 2026, pukul 09.40 Wita hingga selesai, bertempat di Dusun Calabai Atas, Desa Calabai, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Calabai, Brigadir Imran, dengan melakukan pemantauan terhadap lahan jagung milik Zaidin (36) seluas 2,5 hektar.
Adapun rincian lahan pertanian yang dipantau sebagai berikut:
Luas lahan: 2,5 Hektar
Varietas: Jagung Hibrida merk ADV RUBY
Umur tanaman: ±75 hari
Perkiraan masa panen: Pertengahan Mei 2026
Estimasi hasil panen: ±9 s/d 10 ton JPK
Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Imran memberikan motivasi dan semangat kepada pemilik lahan agar terus konsisten dalam merawat tanaman hingga masa panen serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian maupun pekarangan rumah.
“Kami mendorong para petani untuk terus berinovasi dan tidak ragu berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) apabila menghadapi kendala teknis maupun kebutuhan sarana prasarana. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama demi masa depan yang lebih baik,” ujar Brigadir Imran.
Kapolsek Pekat, IPTU Jubaidin, turut memberikan apresiasi atas dedikasi Bhabinkamtibmas yang aktif mendampingi warga binaannya di sektor pertanian.
“Peran Bhabinkamtibmas sangat strategis sebagai penggerak dan motivator masyarakat. Kami bangga atas kepedulian dan kehadiran anggota di tengah petani sebagai wujud dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional,” ungkap IPTU Jubaidin.
Sementara itu, Kapolres Dompu, Sodikin Fahrojin Nur melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menegaskan bahwa seluruh jajaran Polres Dompu berkomitmen mendukung program strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Motivasi dan pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata kontribusi Polri dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045 yang lebih maju dan mandiri,” jelas IPTU Nyoman.
Kegiatan pemantauan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
